Showing posts with label boneka. Show all posts
Showing posts with label boneka. Show all posts

Kreasi Boneka Dari Cangkang Telur Dadar


Banyak yang bisa dilakukan dengan telur agar anak tergugah untuk makan. Setelah artikel 4 Kreasi Dari Telur: Penambah Selera Makan. Maka bincanganak mengajak bunda untuk membuat boneka yang bisa dipajang di meja makan. Bahannya adalah cangkang telur. Kalau bunda ingin membuat telur dadar buat si buah hati, jangan buang cangkangnya. Jadikan boneka telur berbentuk burung dan lebah. Ikuti triknya dibawah ini.

Yang dibutuhkan adalah telur mentah yang akan dijadikan telur dadar. Karena nantinya kuning dan putih telur akan dikocok. Daripada memecahkan cangkangnya, kita pergunakan tusuk sate yang bersih untuk mengeluarkan isi telur.

Yaitu dengan melubangi telur dikedua sisi. Mula-mula dengan lubang kecil lalu semakin membesar. kemudian dengan tusuk sate tersebut kuning telur dibiarkan bercampur didalam. Keluarkan melalui lubang tadi kedalam piring yang telah disediakan. Memang butuh kesabaran agar cangkang yang didapatkan tidak retak. Jika berhasil maka putih dan kuning telur yang sudah keluar di goreng menjadi telur dadar.

Cangkang yang telah kosong tadi, bisa dicuci dan dikeringkan. Lubang yang berada di sisi cangkang telur diberi dimasukkan tali dengan cara mengikatkan pada ujung tusuk sate lalu ditusuk hingga muncul di sisi sebelahnya. Tali ini sebagai pengikat boneka telur.

Agar cantik mintalah anak untuk menghiasnya dengan menggunakan cat air atau cat minyak. Berikan warna-warna yang menarik. Jangan lupa memberikan asesoris pelengkap untuk mempercantik boneka telur, seperi mata, sayap dari bulu, dan paruhnya. Buatlah berbagai macam bentuk dengan cangkang lainnya. Kemudian gantungkan di meja makan agar anak dapat menikmati telur dadarnya sambil melihat boneka telur berputar-putar. Selamat mencoba


Berkemah Dalam Kamar Saat Musim Hujan


Musim penghujan ini seringkali menjadi penghambat bagi yang ingin beraktivitas di luar ruangan. Bermain bagi anak pun menjadi terbatas. Jika anak tetap ingin bermain di luar ruangan atau bermain hujan-hujanan, akan sangat besar kemungkinan terkena demam dan penyakit lainnya jika daya tahan tubuhnya lemah. Tentunya bunda tidak ingin mengambil resiko itu bukan?

Alternatifnya adalah menciptakan lahan bermain di dalam ruangan atau rumah kita. Siapa bilang berkemah hanya bisa di luar rumah? di dalam rumah juga boleh kok.  Permainan di dalam ruangan akan menghiasi artikel bincanganak kedepannya, dan salah satunya diuraikan dalam artikel ini.

Berkemah dalam ruangan bisa menjadi keasyikan tersendiri bagi anak. Anak akan merasakan kegmbiraan, apalagi saat berkemah orang tua bisa bergabung. Bahan yang dibutuhkan juga untuk menciptakan suasana berkemah itu tidaklah sulit. Hanya membutuhkan kayu penyangga seperti pada gambar. Juga kain seprei yang dibentangkan ditengahnya. Disini juga dibutuhkan kreativitas orangtua menciptakan suasana berkemah dengan bahan seadanya. Seperti seorang Pramuka, Jika kayu tidak ditemukan, gunakan tali yang dibentangkan.taruh kain diatasnya. Lalu sisi kiri dan kanan kain bisa diselotip di lantai. Mudah bukan!

Tentunya berkemah tidaklah asyik tanpa api unggun. tapi tidak mungkin membuat api unggun sebenarnya dalam ruangan. Jadi perlu kreasi lagi. Buatlah api unggun dari kertas atau karton warna. Yang dibutuhkan yaitu kertas warna merah dan kuning. Kita gunting menurut pola api. Bentuk menyerupai mahkota dengan merekatkan kedua ujungnya. Buatlah yang kuning lebih kecil dibandingkan yang merah. Sehingga akan tampak seperti pada gambar.

Untuk Asesoris berkemah lainnya, bisa diambil dari halaman kita. Beberapa buah batu kali bisa kita ambil dan diatur mengelilingi Api unggun yang terbuat dari kertas. Tambahkan asesoris lainnya seperti Boneka kuda, boneka beruang, dan ranting kayu. Kalau perlu putarkan suara mp3 berupa bunyi jangkrik, gemercik air sungai dan suara pohon yang tertiup angin dalam hutan.


Membuat Boneka Burung Kutilang Dari Kertas Bekas

Banyak yang bertanya kepada bincanganak, bagaimana memanfaatkan kertas bekas khususnya kertas sisa undangan / kartu ucapan menjadi sesuatu yang berguna. Tentunya kertas bekas undangan memiliki keunggulan tersendiri. Selain warnanya yang mencolok, ketebalan kertas juga sangat bagus dijadikan kreasi unik dan menarik. Nah kali ini bincanganak akan memberikan inspirasi mengolah kertas bekas menjadi boneka bentuk burung kutilang yang lucu. Anak-anak akan suka bila digantungkan sebagai hiasan pada pesta ulang tahunnya. (Baca artikel: Tips Merancang Pesta Ulang Tahun Anak )

Bahan yang dibutuhkan adalah sisa kertas undangan yang sudah tidak terpakai. Siapkan sedotan air mineral gelas. lalu alat-alat pendukung seperti penggaris, pulpen, lem dan gunting juga harus disiapkan. Karena idenya adalah mengajar anak kreatif dalam mengolah kertas bekas, maka orangtua harus membimbing langkah demi langkah. 

Berikut cara membuat boneka burung kutilang dari kertas bekas :
  1. Siapkan kertas undangan yang sudah tidak terpakai. Garis membentuk persegi panjang dengan lebar 2 cm. Buatlah minimal 8 kotak persegi panjang. 
  2. Setelah di garis, guntinglah kertas sehingga membentuk persegi panjang dengan lebar 2 cm.
  3. Lakukan langkah diatas pada kertas lain. Semakin banyak semakin bagus. Dan kombinasikan dengan beragam warna agar terlihat menarik.
  4. Setelah itu bentuklah lingkaran dengan menempelkan ujung persegi panjang dengan ujung satunya. buatlah lingkaran dengan diameter kecil lalu semakin besar. Jadi nantinya, lingkaran yang kecil akan dimasukkan ke lingkaran besar dengan cara menempelkannya. Lihat foto diatas. 
  5. Nah untuk ekornya bisa menempelkan sisa potongan kertas dengan menempelkan secara bertumpuk.
  6. Bentuk lingkaran untuk badan dan satu lagi bentuk lingkaran untuk kepala. 
  7. Untuk matanya, potonglah sedotan minuman air mineral gelas sepanjang 2,5 cm. Tempelkan di dalam lingkaran kepala burung kutilang. Untuk paruhnya, dibentuk dari lipatan kertas yang digunting berbentuk segitiga. lalu ditempelkan ke lingkaran kepala.
Setelah semuanya jadi, tempelkan seperti pada foto. Gantungkan hasil kreasi anak di hari ulang tahun, atau sebagai hiasan di kamar anak. Boneka burung kutilang dari kertas bekas undangan akan menambah keceriaan  dan kreatifitas anak.

4 Kreasi Dari Telur: Penambah Selera Makan

Makanan bergizi sangat diperlukan anak dalam proses pertumbuhannya. Tetapi terkadang orang tua terkendala memberikan makanan bergizi karena anak yang tidak mau makan. Banyaknya jajan dan makan makanan manis membuat selera makan anak menjadi kurang. Umumnya para orang tua sering memaksa anak untuk makan, tetapi akan lebih baik jika membuat anak berselera terhadap menu yang diberikan ketimbang memaksanya makan. 

Salah satu cara membujuk anak makan adalah membuat berbagai variasi menu yang membangkitkan selera makan sang anak. Variasi bisa juga dilihat pada artikel sebelumnya yaitu : Menu Makanan Cantik Penuh Gizi Untuk Anak

Mari kita berkreasi, karena anak senang terhadap bentuk boneka lucu, maka salah satu triknya yaitu menghadirkan berbagai bentuk lucu di meja makan. Artikel bincanganak kali ini mengajak bunda menggunakan telur sebagai pembangkit selera makan anak. Ada 4 bentuk lucu yang dapat dibuat dari telur, selain membangkitkan selera makan, kandungan telur sangat baik untuk pertumbuhan anak.

Boneka Telur Angry Birds
Untuk membuat boneka telur ini kita membutuhkan telur yang sudah dimasak dan dikupas cangkangnya. Setelah dikupas, iris sedikit pada ujung bawah telur agar rata. Lalu tempatkan irisan wortel yang telah dibentuk menyerupai kaki pada bawah telur. Irislah wortel menyerupai jambul ayam dan hidung segitiga seperti pada gambar diatas. Jangan lupa menempelkan wijen sebagai mata si angry birds.

Boneka Telur Si Kelinci Ungu
Untuk membuat hiasan penambah selera makan anak ini, kita menggunakan telur yang telah dimasak. Tetapi telur yang sudah dimasak tersebut direndam bersama cangkangya di dalam air yang telah dicampur pewarna makanan. Ingat gunakanlah pewarna makanan yang terjamin. Telur tersebut direndam selama 1 hari lalu angkat dan keringkan telur. Setelah itu kupas dan potong seperti bentuk yang terlihat di gambar. Untuk hiasannya kita gunakan potongan wortel sebagai hidungnya, kumis dari sayuran hijau yang dipotong memanjang dan matanya dari biji wijen.

Boneka Telur Si Kuping Kelinci
Telur yang telah direbus dan dihilangkan cangkangnya di iris melintang menjadi dua bagian. Setelah itu telungkupkan dan hiasi dengan irisan wortel memanjang menyerupai telinga kelinci, irisan sayur hijau sebagai kumisnya, bentuk hidungnya. Lalu tancapkan di telur seperti pada gambar. Jangan lupa menempelkan wijen sebagai mata boneka telur.

Boneka Anak Ayam Lucu
Telur masak kita kupas cangkangnya dan potong  menjadi dua bagian. Kali ini kita menghias bagian kuning telur dengan irisan wortel yang telah dipotong segitiga sebagi hidung anak ayam. Tempelkan irisan sayur hijau di samping potongan telur sehingga tampak menyerupai rambut lucu. tempelkan pula wijen agar boneka telur ini menjadi sempurna.

Itulah 4 Kreasi boneka telur sebagai penambah selera makan anak. Bunda boleh menghidangkannya di meja makan atau di kotak makan siang anak sebagai bekal ke sekolah. Nah jangan lupa berkreasi dengan menggunakan sayuran yang lain sebagai hiasan si boneka telur agar anak tidak bosan.

Boneka Kodok Dari Botol Plastik Bekas

Mengajari anak membuat kerajinan dari bahan bekas memang sangat mengasyikkan. Setelah kita membuat jam pasir dari bahan botol plastik bekas, kali ini bincanganak memberikan artikel bagaimana membuat boneka berbentuk kodok dari bahan botol plastik bekas. Boneka kodok dari bahan botol plastik bekas ini dapat dipakai sebagai tempat menyimpan pernak-pernik, kelereng, koin, atau perhiasan anak. Bahkan semakin aman karena dengan trik sederhana kita dapat memasang ritsleting dalam sekejap pada boneka kodok tersebut.

Bahan yang diperlukan

  • Selotip
  • 2 Buah Botol Plastik bekas minuman yang sama bentuknya.
  • Pisau cutter dan gunting
  • Meteran kain
  • Spidol marker
  • Pushpin
  • Handuk (opsional)
  • Zpper tas 12-inch  
  • Jarum Bordir dan benang
  • Gabus penutup botol
  • Kuas dan cat akrilik hijau
  • Lem dan Googly mata (kami menggunakan mata ukuran 1/2-inch)

Instruksi :

Untuk membuat boneka kodok dari bahan plastik botol bekas seperti yang ditampilkan pada foto diatas, ukurlah dengan meteran kain lalu tandai dengan spidol marker sebagai penanda ukuran, lalu potonglah botol sekitar 2 1/2 inci dari bagian bawah. Untuk membuat boneka kodok lebih tinggi, potonglah botol itu sekitar 3 1/2 inci dari bagian bawah. Dengan cutter atau gunting, potong masing-masing botol di sepanjang tepi garis yang telah ditulis dengan spidol.  (pekerjaan orang tua).


Menggunakan spidol, tandai 1/2-inch dari tepi botol yang telah digunting dengan garis putus putus. Lubangi melalui tanda masing-masing dengan pushpin (Tip: Bekerjalah dengan menggunakan handuk yang dilipat untuk menjaga botol plastik bekas agar tidak tergelincir sehingga anda terhindar dari kecelakaan tertusuk pushpin).

Tutup ritsleting dan pasanglah di sekitar satu botol bekas yang telah dipotong, seperti yang ditunjukkan pada gambar, dengan menggunakan selotip untuk menahannya tetap di tempat. Siapkan jarum dengan benang. Lalu jahitlah ritsleting ke botol, mulai dari dalam dan menarik benang keluar dari lubang-lubang. Setelah dijahit sekelilingnya, simpul benang kemudian potong benang yang berlebih. Buka ritsleting dan Jahitlah botol kedua dengan cara yang sama.

Untuk membuat mata, gunakan pisau untuk memotong gabus penutup botol menjadi setengah. Potong seperti yang ditunjukkan. Cat gabus dan tunggu hingga kering, kemudian lem pada mata googly. Setelah itu rekatkan ke botol yang telah dijahit.

(Tip: Untuk menutupi bekas jahitan, anda dapat memakai selotip yang berwarna dan rekatkan ke sekeliling botol lalu di cat)

Membuat Boneka Barongsai Untuk Imlek

Barongsai merupakan perlambangan naga yang dipercaya masyarakat cina sebagai pembawa keberuntungan. Setiap perayaan imlek, pasti akan banyak ditemui pertunjukan barongsai di mana-mana. Di indonesia juga semakin banyak orang yang sudah pandai memainkan barongsai dan pasti kebanjiran order di tahun baru cina. Bagi yang ingin merayakan tahun baru cina, bisa berkreasi membuat boneka barongsai dari bahan bekas yang mudah ditemukan. Mari kita mengajak anak membuat boneka barongsai.

Yang diperlukan adalah Karton bekas tempat telur yang sudah tidak terpakai. Biasanya jika membeli telur di supermarket atau swalayan, anda akan mendapatkan wadah penyimpanan telur. Kemudian selembar kain merah, Cat pewarna, Kuas, Stapler, Selotip, Lem, Kertas karton, 

1. Guntinglah bagian sambungan karton bekas tempat telur sehingga bagian atas dan bawah terpisah. Bagi menjadi tiga bagian, dua, empat dan enam pasang bulatan telur. Kemudian guntinglah bagian atas sama besar dengan bagian bawah.

2. Setelah terpisah, cat kain dengan corak sisik naga. Kemudian jangan lupa mengecat juga kotak telur dengan dua bulatan sehingga membentuk mata. Bagian dengan enam bulatan jangan lupa dicat. Untuk lebih jelas lihat pada gambar 2.

3. Untuk membentuk kepala naga, sambungkan bagian mata dengan mulut atas dengan menstapler atau di lem. Setelah merekat, digabungkan dengan kain. Lipat dua kain sehingga bagian tengah diketahui. Tempelkan pada ujung atas mata sehingga tengah kain bertemu dengan bagian tengah mata.


4. Untuk mulut bagian bawah disambungkan dengan bagian kain yang masih tersisa. Stapler ujung kiri dan kanan kain sehingga menutupi bagian bawah kotak penyimpanan telur. Jangan lupa di lem agar lebih kuat merekat. Untuk bagian ekor ditutup dengan mengikat karet pada sebuah tongkat kayu.

5. Tempelkan gambar corak ekor yang telah dibuat dari karton yang sudah digunting menyerupai bentuk api. Jangan lupa mewarnainya dengan cat. Stepler agar merekat kuat. Buat pula gambar corak untuk janggut, alis, dan kumis untuk hiasan kepala naga. Tempelkan dengan lem.

Untuk bermain, anak cukup menggoyangkan boneka barongsai dengan memasukkan tangan kedalam kain untuk memegang kepala naga. Dengan melatih menggerakkan mulut naga agar membuka dan menutup, anak dapat memainkan menirukan suara naga. Sehingga akan tampak naga semakin hidup. Jangan lupa memainkannya dengan diiringi suara gendang barongsai. Selamat mencoba.


Membuat Boneka Gajah Dari Kaleng Bekas

Anak mana yang tidak senang bermain? tentu semua anak pasti senang bermain. Sehingga akan lebih baik jika anak diajarkan permainan yang kreatif. Permainan kreatif adalah permainan yang bisa membuat anak berpikir dan berkreasi menciptakan sesuatu barang dari hasil imajinasinya sendiri. Memang awalnya dibutuhkan bimbingan orangtua. Tapi dengan kebiasaan yang terus diulang, maka dengan sendirinya anak akan mampu berkreasi. Dalam artikel ini, bincanganak kembali memberikan ide membuat boneka gajah dari bahan bekas yang sudah tidak terpakai lagi. Lakukanlah bersama dengan anak dan biarkan si kecil yang melakukan pekerjaan membuat boneka gajah ini. Ayo kita mulai !

Bahan yang dibutuhkan adalah kaleng biskuit yang sudah tidak terpakai lagi. 2 buah masker debu yang juga tidak terpakai lagi. Cat Acrylic, kuas, lem super, kertas sisa pembungkus kado, karet busa, Manik-manik kayu, 2 mata googly, tali, gunting dan sedotan bekas limun. Semua bahan tersebut adalah gambaran ide, sehingga jika bunda tidak mendapatkannya, boleh diganti dengan benda lain. Misalnya jika tidak ada mata googly, gunakan kertas yang digunting bulat dan digambar membentuk mata. Biarkan kreatifitas menjadi berkembang dengan bahan yang ada disekitar anda.

Cara membuatnya seperti terlihat pada gambar diatas. Mula-mula ajarkan anak bagaimana serunya menjadi seorang pelukis. Bimbinglah tangannya memegang kuas dan biarkan si kecil mengecat bekas masker dengan warna yang terang. Juga ajari bagaimana trik supaya hasil cat merata dan indah. Setelah cat mengering, maka waktunya membungkus kaleng dengan kertas kado.

Kertas kado yang sudah tidak terpakai lagi, digunting sesuai dengan bentuk kaleng. Gunakan pensil untuk menggambar pola dibalik kertas kado. Diperlukan pengawasan orang tua dalam penggunaan benda tajam ini. Jika anak belum mampu menggunting, maka orang tua yang melakukannya dan biarkan anak yang menenpelkannya pada sisi kaleng. Pastikan semua merekat dengan kuat agar boneka gajah ini nantinya dapat bertahan lama.

Nah setelah kaleng bekas terbungkus seluruhnya, waktunya membimbing anak menempelkan hiasan pada kaleng. Tempelkan masker yang telah di cat ke sisi kiri dan kanan kaleng sehingga membentuk telinga gajah. Setelah itu, tempelkan mata googly pada spoon, kemudian rekatkan di sisi kaleng menjadi mata sang gajah. sampai tahap ini, boneka gajah telah memiliki telinga dan mata. Untuk membuat kakinya, anak cukup menempelkan manik-manik sebanyak 4 buah pada bagian tepi berseberangan dengan telinga gajah. Aturlah agar seimbang dan nantinya sebagai landasan boneka untuk berdiri. Ekor dibuat dengan menempelkan manik-manik yang telah disambungkan dengan seutas tali. dan yang terakhir adalah merekatkan sedotan bekas ke sisi kaleng sehingga menjadi belalai pada boneka gajah hasil kreasi anak ini.

 
Design by Themes | Powered by Blogger | Bloggerized by Bincanganak
Free Automatic Backlink Family Blogs Top Parents blogs