Banyak ibu yang menanyakan: Kapan sebenarnya ibu pasca melahirkan dapat beraktifitas? Ada nasehat yang terkenal, mengatakan, "Minggu pertama di kasur, minggu kedua di kamar, minggu ketiga di teras."
Maksudnya adalah; orang yang baru melahirkan, pada minggu pertama setelah persalinan hendaknya lebih banyak menghabiskan waktunya hanya di kasur. Tetapi, bisa saja dia hanya' duduk di atas kasur, atau boleh saja sebentar meninggalkan kasur.
Pada minggu kedua setelah persalinan, seorang ibu yang baru melahirkan dapat meninggalkan tempat tidurnya dengan penuh kehati-hatian, dan dia tetap harus beristirahat dengan cukup.
Pada minggu ketiga setelah persalinan, seorang ibu dapat melakukan kegiatannya dengan lebih bebas, tetapi dia masih belum dianjurkan untuk melakukan tugas-tugas rumah seperti biasanya.
Banyak faktor yang juga mempengaruhi kondisi ibu setelah melahirkan. Ada yang kuat ada pula yang butuh banyak istirahat dan berbaring. Seorang ibu harus menghindari tidur dengan posisi tengkurap dalam waktu yang lama -mulai pada minggu kedua- dikarenakan kantung kemihnya masih penuh, sehingga dapat mendorong rahimnya ke belakang. Untuk menghindari itu, maka ia harus mengkhususkan tidur dengan posisi terlentang setiap harinya walaupun sebentar.
Seorang ibu, juga harus menjaga dirinya ketika berhubungan dengan orang-orang yang menengok/menjenguk, karena ditakutkan salah seorang dari mereka ada yang terkena penyakit. Barangkali saja infeksi penyakit tersebut dapat berpindah kepadanya dengan melalui sentuhan atau udara.
Juga suami dan keluarga harus terus mengawasi perkembangan suhu badan sang ibu pasca Melahirkan. Jika terjadi peningkatan suhu badan secara terus menerus, itu pertanda adanya infeksi kuman. dan harus Segera berkonsultasi dengan Dokter.
0 komentar:
Post a Comment